Selasa, 08 Maret 2016

Rezeki Artis Tak Akan tertukar


Ada empat tingkatan rizki, antara lain:
  1. Rezeki yang sudah dijamin Allah. Setiap orang pasti mendapatkannya tanpa melalui usaha terlebih dahulu.
  2. Rezeki yang diusahakan. Rezeki yang didapat tidak akan melebihi dari yang diusahakannya. Kebanyakan manusia lebih fokus pada tingkatan ini.
  3. Rezeki khusus bagi yang bersyukur. Ketika mendapatkan rizki berapapun ia kerap mengucapkan lafadz hamdalah selanjutnya dibuktikan dengan beramal di jalan Allah. Jika tidak bersyukur maka harta menjadi laknat baginya.
  4. Rezeki diperoleh karena ketaqwaan.
Tak sedikit para artis yang hijrah dari kehidupan glamour, pertanda tidak bersyukurnya mereka. Untuk mendapatkan rezeki yang halal tentu akan didapatkan dengan jalan yang halal. Biaya hidup artis yang tinggi, sebagai salah satu penyebab mereka mengambil jalan pintas yang dilarang agama, prostitusi misalnya.

Umroh Hemat Mulai dari 21-JT-an

Korupsi, prostitusi dan semua gaya hidup menyimpang adalah penyebab mudah terperosoknya hawa nafsu. Begitu pula penampilan serba brandeed, pamer dan riya (musyrik kecil yg dikhawatirkan Rasulullah). Solusi untuk mengatasi ini semua adalah dengan memiliki sikap hidup sederhana.


وَاقْصِدْ فِي مَشْيِكَ وَاغْضُضْ مِنْ صَوْتِكَ إِنَّ أَنْكَرَ الأصْوَاتِ لَصَوْتُ الْحَمِيرِ

"Dan sederhanalah kamu dalam (cara) berjalan, dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai." – (QS. Luqman-31:19)
Tidak tergesa-gesa, bertutur jangan berlebihan. Biasanya orang yang sederhana mudah menjadi orang yang dermawan. Orang dermawan menyimpan harta bukan di hatinya.

Jual Susu Kambing Etawa
Klik GOMARS

Istidraj adalah cara Allah mencelakakan seseorang hamba dengan cara diberikan nikmat-Nya dengan cara yang tidak diketahui hamba-Nya. Contoh Kaum Sabaa, Kaum Tsamud, begitu pula Indonesia yang sumber daya alamnya melimpah ruah. Jika bangsa Indonesia tidak bersyukur, maka kenikmatan yang ada menjadi istidraj.

Ingat kisah Qarun yang menjadi kaya karena berusaha. Berbeda dengan Maryam yang mendapatkan rezeki tidak dengan keluar rumah melainkan dengan beribadah dalam mihrabnya. Memang sebaik-baik ikhtiar yaitu shalat.

Artis yang berhijrah biasanya merasa sudah memiliki segalanya, namun memiliki hati yang kosong. Ternyata ada sesutau yang kurang dalam hatinya. Akhirnya mulai mengikuti pengajian, mendalami agama sehingga mereka yakin bahwa rezeki diatur oleh Allah.

Hijrah itu keluar dari comfort zone kepada uncomfort zone. Niatnya hijrah tentunya karena Allah. Insya Allah akan memperoleh kenikmatan yang banyak dan kelapangan walau penghasilannya jauh dengan penghasilan sebelum hijrah. Yakinlah bahwa yang namanya rezeki itu adalah sesuatu yang bermanfaat. Rezeki tidak identik berupa uang. Ketika rezekinya sedikit ia merasa cukup. Ketika rezekinya banyak ia merasa nikmat. Mereka yang hijrah kerap mendapatkan ujian dari Allah sebagai cara Allah menggugurkan dosanya. Ibarat membersihkan emas, ketika ada emas yang bercampur dengan bahan lainnya maka cara membuang bahan lainnya tersebut perlu dilebur terlebih dahulu emasnya.

Rezeki yang halal memiliki ciri sebagai berikut:
  1. Rizki tersebut membuahkan ketaatan pada Allah, bermanfaat bagi agama, bagi makhluk lainnya.
  2. Berani menggunakan rezeki tersebut untuk diinfakkan dan diwakafkan.

Teuku Wisnu berani hijrah karena dulu hatinya terasa kosong. Ia mendapatkan istidraj, banyak perintah Allah yang dilanggar. Akhirnya muncul rasa tidak nyaman, sering mengingat kematian. Sebelum hijrah maunya bersenang-senang dulu, mumpung masih muda, taubatnya nanti disaat tua saja. Tidak paham bahwa kematian tidak melihat usia. Banyak juga yang mati ketika masih muda. Setelah hijrah Teuku Wisnu mengalami peleburan seperti emas. Alhamdulillah memilik istri yang mendukung, itu pun bisa jadi rezeki dari Allah.

Tentang mengingat kematian, Nabi Saw memberi kita nasehat, “Wa Kafaa Bil Mauti Wa Idzho, Cukuplah kematian sebagai pemberi nasehat”.

Ada juga artis yang hijrah diawali dengan adanya masalah dalam keluarganya. ketika membuka al-Qur'an disaat umroh yang terbaca adalah ayat perintah menutup aurat. Padahal sudah umroh lima kali, tapi belum mau juga meutup aurat. Ketika hijrah ia mendapatkan ujian dengan lost job. Untuk membeli susu anakpun kesulitan. Ketika mantap berhijrah, rezeki Allah mengalir sebagai pembicara mengenai hijab yang honornya melebihi dari honor presenter yang pernah didapatkannya ketika sebelum hijrah.

Rezeki yang paling bagus yaitu yang didapat dengan bersyukur,

لَئِنْ شَكَرْتُمْ لأزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih'." – (QS. Ibrahim-14:7)

Dimulai dari bangun tidur yang membaca do'a, maka berarti 50 % rezekinya di hari itu akan Allah cukupkan.

Rezeki yang paling hebat yaitu Rezekinya mereka yang bertakwa.
وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا (٢) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لا يَحْتَسِبُ - See more at: http://www.tafsir.web.id/2013/04/tafsir-at-thalaq-ayat-1-12.html#sthash.fhHztSIh.dpuf
 ...وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا
وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ...

...Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar (2), Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya... (3) (Q.S. Ath-Thalaq: 2-3)
وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا (٢) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لا يَحْتَسِبُ - See more at: http://www.tafsir.web.id/2013/04/tafsir-at-thalaq-ayat-1-12.html#sthash.fhHztSIh.dpuf
---
Resume Makna dan Peristiwa TVOne bersama Ust. Bachtiar Nasir, Teuku Wisnu dan Gerda Pertiwi, penulis buku Let's Hijrah

Oleh Maryulisman

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Terima Kasih atas komentarnya