Senin, 29 Februari 2016

Bahaya Pergaulan Bebas


Orang tua menganggap memperkenalkan pendidikan seks sejak usia dini adalah hal yg tabu. padahal seharusnya sejak anak usia 8 tahun, orang tua mulai memperkenalkan alat kelamin bagian luar seperti vagina dan penis kepada anak-anaknya.

Akibat kelemahan pengetahuan seks dan pengetahuan agama membuat manusia hilang rasa kemanusiaannya. Mereka berani membuang anak hasil perbuatan zina. Manusia itu makhluk yang mulia.
 
 وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ...

وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ وَحَمَلْنَاهُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَرَزَقْنَاهُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَفَضَّلْنَاهُمْ عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيلا - See more at: http://www.tafsir.web.id/2013/03/tafsir-al-isra-ayat-70-82.html#sthash.kZjTAyBN.dpuf
Artinya: Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam... (Q.S. Al-Isro ayat 70)
وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ وَحَمَلْنَاهُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَرَزَقْنَاهُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَفَضَّلْنَاهُمْ عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيلا - See more at: http://www.tafsir.web.id/2013/03/tafsir-al-isra-ayat-70-82.html#sthash.kZjTAyBN.dpuf
وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ وَحَمَلْنَاهُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَرَزَقْنَاهُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَفَضَّلْنَاهُمْ عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيلا - See more at: http://www.tafsir.web.id/2013/03/tafsir-al-isra-ayat-70-82.html#sthash.kZjTAyBN.dpuf

Umroh Hemat Mulai dari 21-JT-an

Hukum perbuatan aborsi dengan alasan medisnya membahayakan nyawa ibu adalah ulama sepakat mengharamkannya. Namun tetap keputusan akhir dilimpahkan kepada dokter yang akan menanganinya.

Pada kehamilan di luar nikah, kadang satu sisi kita menganggap perempuan yang berdosa. Padahal laki-laki yang melakukan perbuatan zina itulah yang menjadi penyebabnya. Jika aborsi sebagai cara menghilangkan rasa malu maka ketahuilah bahwa membunuh satu nyawa itu sama dengan membunuh semua manusia. Mereka akan mendapatkan azab yg amat pedih di akhirat. Maka istighfarlah, segera memohon ampun kepada Allah. 

Ilmu agama itu sangat penting. Jika ahli medis tak memiliki dasar ilmu agama maka mereka bisa ngeles untuk membenarkan perbuatan yang dilarang agama. Bukan berarti ilmu agama perlu dilengkapi dengan pengetahuan umum, justru pengetahuan umumlah yang perlu dikawal oleh agama.

Jual Susu Kambing Etawa
Klik GOMARS

Ketika anak sudah beranjak usia remaja, orang tua perlu memberitahu bahwa anak perempuan akan mengalami menstruasi dan anak laki-laki akan mengalami mimpi basah. Perempuan jangan takut diancam oleh pacarnya ketika, pacarnya memaksanya untuk melakukan perzinahan. Hindari berpacaran.

Memiliki anak yang banyak boleh saja asal secara medis dan sosial tidak membahayakan orang tua dan anak-anaknya. Tentunya anak-anak tak hanya diberi makan, tetapi pula perlu diperhatikan pendidikannya.

Anak kerap melihat apa yang terjadi pada kedua orang tuanya, jika orang tua selalu bertengkar bahkan KDRT maka anak akan mencari kebahagiaan di luar rumah. Bukan kebahagiaan yang didapat malah anak terjerumus kepada pergaulan bebas. Tentunya kesalahan tidak hanya ditumpukan kepada anaknya. Orang tuapun perlu bertanggung jawab atas kelalaian dalam mendidik anak-anaknya.

Jika orang tua belum sanggup menanamkan rasa fitrah malu kepada anak atas perbuatan dosa yang mudah sekali dilakukan anak, maka orang tua perlu membawa anaknya kepada orang-orang soleh. Anak perlu dilatih menghargai lawan jenis sesuai aturan agama.

Do'a yang dipanjatkan orang tua untuk keselamatan anak-anaknya amat berperan sekali. Hubungan batin anak dengan orang tua dapat menyelamatkan anak dari pergaulan bebas. Doktrin agama dari orang tua yang dibarengi dengan do'a dan do'a yang dibarengi dengan teladan sebagai cara meyelamatkan anak-anak kita.

Orang tua perlu memiliki informasi lengkap mengenai pendidikan seks. Pun perlu mengetahui cara menyampaikannya. Komunikasi oang tua dengan anak sangat penting. Sebaiknya anak-anak mendapatkan pendidikan seks dari orang tuanya sendiri.

Sangat miris, ada sebuah data yang menyatakan bahwa 48 dari 1000 kehamilan terjadi pada remaja. Untuk itu, penting melakukan permberdayaan pendidikan tentang reproduksi sedini mungkin dan berkelanjutan. Keluarga harus dipandang utuh, peran orang tua amat dibutuhkan untuk menjaga anak-anaknya agar terhindar dari pergaulan bebas.

Hilangnya rasa takut kepada Allah mengakibatkan hilangnya rasa malu dan menghalalkan segala cara. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

 ”Idzālam tastahi, fashna’ māsyi’ta”
artinya: ”Jika kamu tidak punya lagi rasa malu, maka berbuatlah semaumu” (H.R Bukhari).

Pendidikan rasa malu sebagai tiangnya agama,. Perlu menerapkan nilai-nilai yang sudah diajarkan oleh Sang Pencipta.

 ...إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَٰئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا

... Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. (Q.S. Al-Isra' Ayat 36) 

Jika dalam melakukan perbuatan ada rasa mengganjal dalam hati berarti itu dosa. Jika malu ketahuan orang lain atas perbuatan kita maka berhentilah.
---
Resume Makna & Peristiwa TVOne, bersama Ust. Bachtiar Nasir, Teuku Wisnu,  Ninuk Widyantoro (Psikolog), dan dr. Febriansyah Darus

Oleh Maryulisman

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Terima Kasih atas komentarnya