Kamis, 14 Januari 2016

Ketika Tak Dikenang Sejarah




Banyak yang menyibukkan perhatian tentang bagaimana melahirkan Al-Fatih, tapi melupakan bahwa orang-orang yang mengitari pun sangat penting.

Umroh Hemat Mulai dari 17-JT-an

Al-Fatih dapat menjadi sosok seperti itu karena generasi sebelumnya, juga generasi di zamannya, siap hidup dengan komitmen kepada Islam.

Salah satu yang menyulitkan memahami sejarah Al-Fatih secara utuh adalah karena sebagian di antara penutur telah memiliki paradigma sendiri.

Ada pendekatan yang sudah diyakini, bahkan pendekatan itu kadang sama sekali bukan dari Islam, lalu fakta sejarah Al-Fatih dipilah dinilai.

Ada pertanyaan penting yang perlu kita ajukan. Sosok tersebut lahir karena metode pendidikan yang sangat khusus? Jika ya, mengapa hanya dia?

Ataukah ia merupakan salah satu contoh produk dari pendidikan yang kembali menegakkan komitmen kepada wahyain (Al-Qur'an & hadis)?

Ini serupa dengan cara memandang sosok mulia semacam Umar bin Khaththab radhiyallahu 'anhu. Jangan abaikan peran besar dari banyak sahabat.

Banyak sosok yang sekarang ini sangat jarang disebut-sebut dalam sejarah, tetapi mereka memiliki peran luar biasa dan dimuliakan agama ini.

By. Moh. Fauzil Adhim ‏@kupinang

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Terima Kasih atas komentarnya