Selasa, 05 Januari 2016

Beginilah Propaganda Musuh dalam Selimut


Twit Ustadz Syarif Ja'far Baraja yang membahas cara propaganda musuh dakwah:
  • Kata teroris memang rawan disalahgunakan untuk melampiaskan dendam pada musuh. Tinggal bilang : dia teroris. Selesai.
  • Ada kata-kata yang sedemikian rupa disalahgunakan, dan sengaja definisinya dibuat kabur agar mudah digunakan untuk kepentingan.
  • Seperti kata teroris dan fundamentalis. Kadang kata khawarij juga digunakan untuk memukul orang.
  • Dan celakanya kata-kata itu digunakan untuk memukul mereka yang dianggap lawan.
  • Akan ada saatnya panggung dunia akan selesai. Dan berlanjut dengan hari kiamat, hari hisab amal perbuatan.
  • Hari ini propaganda memiliki peranan penting dalam proses mengalahkan musuh. Tapi ternyata itu sudah lama sekali
  • Di akhirat nanti semua korban kezhaliman akan menuntut para pelaku zhalim. Orang akan membawa perbuatannya ke alam akhirat.
  • Musuh para Nabi juga menggunakan propaganda untuk menghalangi orang agar tidak mengenal dakwah.
Umroh Hemat Mulai dari 17-JT-an

  • Begitu pula Nabi kita Muhammad ﷺ. Tak ketinggalan mendapat banyak julukan buruk. Agar orang tidak mengenal Islam.
  • Mengapa musuh dakwah perlu menghalangi orang dengan membuat kesan buruk pada dakwah?
  • Musuh dakwah merasa perlu melakukan propaganda buruk agar orang memiliki persepsi buruk pada dakwah. Dibilang teroris khawarij dsb.
  • Kaum Quraisy perlu membuat propaganda buruk agar orang tidak mendengar dakwah Nabi ﷺ dan tidak mengikuti.
  • Musuh dakwah hari ini juga melakukan hal yang sama. Menciptakan persepsi buruk pada orang terhadap dakwah.
  • Cara begini memang tidak ilmiah. Tapi hanya itu yang mereka bisa. Karena mereka tidak mampu mengalahkan argumen kebenaran.
  • Karena argumen kebenaran begitu kuat, tak mampu digoyang oleh omong kosong mereka yang benci. Akhirnya menempuh cara murahan.
  • Salah satu tuduhan terhadap kebenaran yang sering digunakan adalah tuduhan ekstrim. Sementara memuji dirinya dengan kata moderat.
  • Karena tidak punya argumen kuat maka kebenaran dituduh sebagai ekstrim. Sedang dirinya adalah moderat atau WASHATI.
  • Banyak korban yang tak jadi mengenal kebenaran karena mendengar tuduhan murahan para pembenci.
  • Para pembenci menjadi penghalang bagi orang dari mengenal kebenaran. Menjadi penghalang di jalan Allah.
  • Sungguh kasihan mereka yang menggunakan hidup yang sebentar ini untuk menghalangi orang dari jalan Allah.
  • Semua akan mati, dan akan membawa seluruh ucapan dan perbuatan ke hadapan Allah.
  • Di hari penghakiman nanti, tidak ada lagi kezhaliman. Di sanalah mereka yang zhalim akan menyesal. Tapi terlambat.
  • Ada yang menyadari kesalahannya di dunia. Ada juga yang baru sadar saat melihat neraka dengan mata kepala mereka sendiri.
  • Yang paling menyesal adalah mereka yang hampir mengenal kebenaran tapi batal karena propaganda musuh.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Terima Kasih atas komentarnya