Selasa, 22 Desember 2015

Beginilah Menyikapi Kehidupan Dunia


Barang siapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya dan barang siapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagianpun di akhirat. (QS. Asy-Syura: 20)


Kehidupan di dunia itu tidak pasti, gagal atau sukses hanya Allah yang tahu. Kita hanya diminta untuk berusaha menjalankan kehidupan di dunia ini.

Sedangkan kehidupan akhirat itu sudah pasti. Dimana tempat kita di akhirat kelak tergantung dengan kehidupan kita di dunia ini.


Dunia tidak pasti dan akhirat itu pasti. Namun, kita lebih sibuk mempersiapkan yang tidak pasti (kehidupan dunia) dibandingkan dengan bersibuk-sibuk mempersiapkan yang sudah pasti (negeri akhirat).

Mari simak twit Ustadz Syarif Ja'far Baraja yang membahas bagaimana kita menyikapi kehidupan dunia ini
  • Setiap hari ada saja hambaNya yang menyelesaikan tenggat waktunya di dunia.
  • Maut tak kenal waktu dan usia. Bisa datang kapan saja. Tidak ada alasan untuk menunda tobat, seolah maut takkan tiba.
  • Jangan kita terbawa arus dunia dan merasa maut itu jauh sekali. Kita pun enggan segera tobat dan kembali menuju Allah.Jangan-jangan kita kerasan di dunia ini, kita pun enggan mempersiapkan tempat tinggal abadi di akhirat nanti.
  • Ketika hendak melakukan perjalanan, kita bersiap-siap. Sudahkah kita mempersiapkan perjalanan kita ke akhirat?

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Terima Kasih atas komentarnya