Kamis, 17 Desember 2015

Ada Kewajiban Dibalik Keutamaan Amal


Sesungguhnya manusia dalam keadaan merugi. Kecuali orang-orang yang beriman dan berbuat kebaikan, dan saling menasihati untuk kebenaran, dan saling menasihati untuk kesabaran.
(Q.S. al-Ashr: 2-3)

Dalam beramal soleh tak dipungkiri jika kita bermaksud mengejar fadhilah atau keutamaan yang akan didapat karena mengamalkannya. Asalkan setiap amal yang kita lakukan murni karena Allah ta'ala saja.

Namun jangan sampai kita terlena hanya untuk mengejar fadhilah ketika beramal soleh. Masih ada kewajiban yang perlu kita tunaikan dibalik setiap amal shaleh yang kita kerjakan terlebih khusus pada empat jenis amal soleh yang dibahas oleh Ust. Salim A. Fillah dalam twitnya berikut ini:

  • Sayyidina 'Utsman menyatakan bahwa ada 4 hal yang zhahirnya merupakan fadhilah (keutamaan) tapi batinnya merupakan faridhah (kefardhuan).
  • Bersahabat dengan orang shalih adalah keutamaan, cahaya penyentausa hati. Tapi mengikut jejak mereka menshalihkan diri adalah kewajiban.
  • Membaca Al Quran adalah keutamaan, tiap hurufnya bernilai 10 kebaikan. Tapi mengamalkan panduan Kitabullah dalam hidup adalah kewajiban.
  • Ziarah qubur adalah keutamaan; mengingat mati dan muhasabah diri. Adapun mempersiapkan bekal amal tuk menghadapi kematian adalah kewajiban.
  • Menjenguk si sakit adalah keutamaan; demi hak sesama ditegakkan. Menunaikan wasiat jelang wafat dari yang bersangkutan adalah kewajiban. 
Mari kita berazzam untuk bisa mengamalkan keempat amal-amal soleh di atas dan juga kita memohon kepada Allah agar kita mampu menunaikan kewajibannya.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Terima Kasih atas komentarnya